SOLO MILITARY FESTIVAL #3

Posted on Updated on

Solo Military Festival #3

Untuk kedua kalinya Menwa UNS tampil dalam acara Solo Military Festival yang diselenggarakan di Solo Paragon Mall. Tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya, Menwa UNS menampilkan drama kolosal yang dirangkum selama 10 menit. Diawali dengan masuknya pasukan bersenjatadari sisi sebelah timur arena dilanjutkan peragaan jurus beladiri militer (BDM) oleh ksatria Menwa UNS. BDM ini merupakan bela diri yang terdiri dari beberapa seni beladiri seperti taekwondo dan karate. Selanjutnya adalah kolone senjata yang diperagakan oleh para ksatria dan srikandi Menwa UNS. Kolone senjata ini merupakan suatu bentuk kepiawaian dari para anggota untuk memainkan senjatanya dalam berbagai gerakan hormat senjata, depan senjata, dan dua gerakan memutar senjata, gerakan dari depan dan dari samping. Selesai menampilkan kolone, dilanjutkan dengan perkur, yaitu suatu teknik mempertahankan diri menggunakan senjata ketika prajurit kehabisan amunisi. Drama fighting tidak hanya sampai disini. Sepasang kekasih bersama temannya yang sedang berjalan tiba-tiba dihadang oleh dua orang preman, salah satu dari mereka menggoda si gadis. Tak terima, keadaan pun mulai memanas. Perkelahian  tak dapat dielakkan lagi. Berbagai jurus beladiri diperagakan, dan jurus guntingan yang diperagakan oleh srikandi menjadi akhir perkelahian. Yang terakhr adalah Goyang Komando, yaitu gerakan seperti senam untuk melepaskan segala penat dari anggota Menwa, sekaligus menutup drama kolosal tersebut.

WIDYA CASTRENA DHARMA SIDDHA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *