Borong Tropi Lomba Napak Tilas di Tanah Madura

Posted on Updated on

Tim lomba napak tilas Menwa 905 jagal abilawa

Sabtu dan Minggu, 14-15 Mei 2016, Menwa satuan 835 Ronggosukowati Universitas Madura mengadakan lomba “Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Pamekasan” yang ketiga kalinya. Kegiatan ini diadakan guna menanamkan wawasan kebangsaan dan bela negara pada generasi muda, melatih sikap disiplin, kebersamaan dan kekompakan. Tak hanya itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memupuk jiwa nasionalisme generasi muda dengan meneladani perjuangan para pahlawan, serta sebagai bentuk perayaan HUT Komando Resimen Mahasiswa Satuan 835 Ronggosukowati Universitas Madura ke-34. Terdapat dua kategori dalam perlombaan ini, yaitu menwa dan umum (pelajar, mahasiswa, OKP, dan Ormas), dengan ranah peserta se-Jawa-Bali. Untuk kategori menwa, terdapat 27 tim tercatat sebagai peserta, termasuk KMS Batalyon 905 Jagal Abilawa Universitas Sebelas Maret. Untuk kategori umum sendiri hanya ada beberapa tim pelajar yang mengikuti perlombaan ini. Masing-masing kategori tersebut tentu memiliki teknis perlombaan yang berbeda. Untuk kategori menwa, terdapat 3 macam perlombaan, yaitu; bongkar pasang senjata (SS2 V2), sejarah kemenwaan, dan napak tilas. Sedangkan untuk kategori umum hanya ada 2 macam perlombaan saja, yaitu sejarah kewiraan dan napak tilas.

Lomba napak tilas ini dilaksanakan selama dua hari dengan total jarak ±40km dan dibagi menjadi 2 etape, yang mana masing-masing etape berjarak ±20km. Garis awal perlombaan adalah Universitas Madura yang terletak di Jalan Raya Panglegur KM 3,5 Pamekasan, menuju basecamp di desa Blumbungan, dan kembali lagi menuju Universitas Madura sebagai garis finish. Untuk sejarah kemenwaan ataupun sejarah kewiraan dilaksanakan sore hari di basecamp, setelah etape pertama. Selanjutnya untuk bongkar pasang senjata dilaksanakan malam hari. Setelah itu, kami menginap satu malam dan esoknya melanjutkan etape kedua.

KMS Batalyon 905 Jagal Abilawa sendiri mengirimkan tiga tim dan tiga official dengan komposisi; tim 1 beranggotakan 3 putra (Sidik Nur C.U, Moh. Abdul Mughni, Aris Windarto) dengan official Aqim Visalim, tim 2 (Maris Syaputra, Syukriadi, Salaluddin) beranggotakan 3 putra dengan official Fahrudin Rizky Kusuma, tim 3 beranggotakan 2 putri 1 putra (Tri Trisnaningsih, Anggrahita Diar V. A., Ahmad Mutholib) dengan official Oktaverika Asrowifah.
Perjalanan yang ditempuh memang cukup jauh, panas, berkelok-kelok, terdapat tanjakan dan turunan, diselingi angin sepoi-sepoi, mendung, maupun grimis singkat. Namun hal itu tak membuat para peserta menyerah begitu saja. Hal itu malah membuat semangat mereka bertambah. Tak sedikit peserta bernyanyi sepanjang perjalanan untuk menunjukkan semangat juangnya. Semakin mendekat menuju garis finish, semakin mereka mempercepat langkah menuju ke tujuan akhir. Banyak tim berkejar-kejaran untuk memperebutkan posisi akhir saat sampai di garis finish. Demikian pula ketiga tim kami. Kami tak ingin pulang dengan tangan kosong. Kami tak ingin menyia-nyiakan kesempatan, perintah, dan tanggungjawab yang telah diberikan kepada kami. Sebisa mungkin kami akan berusaha dan berjuang untuk membawa pulang minimal 3 tropi kebanggaan untuk Batalyon tercinta. Sampai akhirnya saat malam pengumuman kejuaraan, jerih payah kami pun terbalas. Diumumkan bahwa ketiga tim kami masuk dalam juara 5 besar Lomba Napak Tilas ini. Yang mana tim 2 mendapatkan juara 1, tim 1 mendapatkan juara 2, dan tim 3 mendapatkan juara harapan 2. Usaha memang tidak mengkhianati hasil. Dengan semangat, kesungguhan, dan keikhlasan kami mengikuti lomba ini, akhirnya 3 tim Jagal Abilawa dapat pulang dengan membawa 3 tropi kejuaraan dari 6 tropi yang ada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *