(alumni) Dari UNS, (mengabdi) Untuk UNS

Posted on Updated on

alumni menwa uns Sunardi, M.Kes

Seorang pria kelahiran 21 November 1959 yang kini beralamatkan desa Celep Lor Rt 02/ Rw 02, Dagen, Jaten, Karanganyar, bernama Sunardi. Tahun 1982 beliau mulai menempuh pendidikan di Universitas Sebelas Maret (UNS). Semenjak beliau menjadi mahasiswa UNS beliau juga mulai meminati dunia kemiliteran. Menwa, sebuah organisasi yang bergerak di bidang ilmu pengetahuan yang disempurnakan dengan olah keprajuritan. Pada tahun itu pula beliau menjadi seorang resimen mahasiswa (MENWA)

Hal yang beliau lalui untuk menjadi anggota resimen tidaklah mudah. Beliau harus mengikuti Pra Gladi Patria (PGP) yang merupakan syarat utama dan wajib untuk menjadi Resimen Mahasiswa di UNS. Setelah PGP beliau juga melaksanakan pendidikan selanjutnya yaitu BINTALTAP (Pembinaan Mental dan Pemantapan) atau yang biasa disebut pembaretan. Jenjang selanjutnya ialah Pendidikan Staf, dia menjadi anggota diklat (pendidikan dan latihan). Tiga pendidikan diatas adalah pendidikan intern yang beliau tempuh selama menjadi anggota resimen mahasiswa UNS.

Setelah tiga pendidikan diatas, beliau sebagai delegasi dinas luar untuk mengikuti Pelatsar di Pusdik Tamtama, Gombong selama 17 hari, dan masih banyak lagi dinas luar yang beliau jalani. Rekam jejak yang beliau tempuh memang tidak sedikit. Selama menjadi senior beliau juga menjadi figur satgas yang mendidik junior-juniornya.

Beberapa jabatan abatan-jabatan yang telah beliau diduduki yaitu sebagai Komandan Pleton (Danton) dan anggota operasi saat kesatgasan. Sebagai danton tidaklah mudah, beliau harus mendidik junior-juniornya dari nol sampai benar-benar tahu sebelum satgas yang lain menyampaikan ilmu. Lain satgas, lain karakter. Ketika sebagai satgas Ops beliau cenderung tegas dan cara penyampaian yang keras, namun tetap dengan ikhlas memberikan ilmu kepada junior-juniornya.

Selama menjadi seorang resimen beliau tidak pernah sekalipun meninggalkan tugas utamanya sebagi seorang mahasiswa, belajar. Meskipun beliau orang yang aktif organisasi, tetapi beliau juga mampu membuktikan kualitasnya akademiknya. Dalam rentan waktu kuliah dan mengabdi selama 4 tahun di Menwa, termasuk orang yang cerdas nan teliti dalam membagi waktunya. Ketika kuliah beliau maksimalkan belajar, saat berorganisasi fokus utama tetap pada kegiatan Menwa. Beliau mengakhiri masa kuliah dan pengabdian Menwa pada tahun 1986. Tahun itu beliau wisuda sebagai mahasiswa sekaligus upacara purnayudha sebagai seorangĀ  resimen.

Hingga kini simpati dan dukungan beliau kepada Menwa masih terus para anggota rasakan khususnya ketika agenda besar markas 905 akan terlaksana. Begitupula anak-anak didiknya Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan karena kini beliau adalah Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani UNS.dn

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *